Alat pemadam api portable atau sering juga disebut fire extinguisher portable adalah perangkat keselamatan yang esensial, berfungsi sebagai garis pertahanan pertama yang dapat digunakan secara cepat dan mudah untuk memadamkan api kecil sebelum api tersebut membesar dan tidak terkendali. Keberadaan APAR yang tepat di tempat yang strategis dapat membuat perbedaan besar antara insiden kecil dan bencana yang menghancurkan.
Namun, tahukah Anda bahwa tidak semua APAR sama? Ada berbagai jenis APAR, dan masing-masing dirancang khusus untuk memadamkan jenis kebakaran yang berbeda. Memahami 5 jenis alat pemadam api portable yang paling umum serta klasifikasi kebakarannya adalah kunci untuk memilih APAR yang tepat dan memastikan respons yang efektif saat darurat. Artikel ini akan memandu Anda mengenal berbagai jenis APAR, kegunaan spesifiknya, serta bagaimana memilih yang paling sesuai untuk kebutuhan proteksi Anda.
Memiliki APAR yang salah jenis untuk api tertentu tidak hanya tidak efektif, tetapi juga bisa berbahaya. Sebagai contoh, menggunakan APAR berbahan dasar air pada kebakaran listrik dapat menyebabkan sengatan listrik, atau menggunakan serbuk kering pada api minyak goreng bisa membuatnya menyala kembali. Oleh karena itu, mari kita selami lebih dalam dunia APAR portable untuk memastikan Anda siap sedia menghadapi berbagai skenario kebakaran.
Baca juga: Alat Pemadam Api: Pertahanan Pertama untuk Keamanan Tempat Usaha Anda!
Klasifikasi Kebakaran: Mengapa Penting untuk Memilih APAR?
Sebelum membahas jenis-jenis APAR, kita perlu memahami klasifikasi kebakaran yang umum digunakan. Klasifikasi ini membantu menentukan media pemadam yang paling efektif dan aman:
- Kelas A: Kebakaran yang melibatkan bahan padat mudah terbakar seperti kayu, kertas, kain, plastik, karet, dan sampah. (Contoh: kebakaran di kantor, rumah, gudang tekstil).
- Kelas B: Kebakaran yang melibatkan cairan mudah terbakar seperti bensin, minyak, alkohol, cat, pelarut, dan gas. (Contoh: kebakaran tumpahan bensin, di bengkel, pabrik kimia).
- Kelas C: Kebakaran yang melibatkan peralatan listrik bertegangan tinggi yang masih menyala. (Contoh: korsleting listrik, kebakaran panel listrik, komputer).
- Kelas D: Kebakaran yang melibatkan logam mudah terbakar seperti magnesium, titanium, aluminium, natrium, kalium. (Jarang terjadi di lingkungan umum, lebih sering di industri khusus).
- Kelas K (atau Kelas F di standar Eropa): Kebakaran yang melibatkan minyak dan lemak masak (minyak sayur, lemak hewani) panas, umumnya terjadi di dapur komersial. (Contoh: kebakaran di wajan penggorengan restoran).
Memahami klasifikasi ini akan membantu Anda memilih APAR portable yang sesuai.
5 Jenis Alat Pemadam Api Portable (APAR) yang Umum Digunakan
Berikut adalah 5 jenis alat pemadam api portable yang paling umum Anda temui, beserta cara kerja dan aplikasi idealnya:
1. APAR Air (Water Extinguisher)
- Media Pemadam: Air bertekanan.
- Cara Kerja: Memadamkan api dengan cara mendinginkan bahan bakar di bawah titik nyalanya.
- Kelas Api yang Cocok: Kelas A.
- Ideal untuk: Kantor, rumah, gudang penyimpanan material padat seperti kertas, kayu.
- Catatan Penting: TIDAK BOLEH digunakan pada kebakaran listrik (Kelas C) atau cairan/minyak (Kelas B dan K) karena dapat memperburuk api atau menyebabkan sengatan listrik.

2. APAR Busa / Foam (Foam Extinguisher)
- Media Pemadam: Busa berbasis air (umumnya AFFF – Aqueous Film Forming Foam).
- Cara Kerja: Memadamkan api dengan mendinginkan bahan bakar dan membentuk selimut busa di atas permukaan api, memisahkan oksigen dari bahan bakar dan mencegah uap mudah terbakar naik kembali.
- Kelas Api yang Cocok: Kelas A dan Kelas B.
- Ideal untuk: Area penyimpanan cairan mudah terbakar, bengkel, pabrik, gudang, kantor (area yang juga memiliki risiko kebakaran cairan).
- Catatan Penting: TIDAK BOLEH digunakan pada kebakaran listrik (Kelas C) atau logam (Kelas D).

3. APAR Serbuk Kimia Kering (Dry Chemical Powder Extinguisher)
- Media Pemadam: Serbuk kimia kering (misalnya Monoammonium Phosphate, Sodium Bicarbonate).
- Cara Kerja: Memadamkan api dengan mengganggu reaksi kimia pembakaran dan menyelimuti bahan bakar, memutus suplai oksigen.
- Kelas Api yang Cocok:
- Serbuk ABC: Efektif untuk Kelas A, B, dan C. Ini adalah jenis yang paling serbaguna dan umum.
- Serbuk BC: Efektif untuk Kelas B dan C.
- Ideal untuk: Hampir semua lokasi, termasuk rumah, kantor, pabrik, kendaraan, karena fleksibilitasnya.
- Catatan Penting: Dapat meninggalkan residu serbuk yang kotor dan mengganggu visibilitas. Tidak ideal untuk peralatan elektronik sensitif karena residunya bisa merusak. Tidak efektif mencegah re-ignition pada api minyak/lemak.

4. APAR Karbon Dioksida (CO2 Extinguisher)
- Media Pemadam: Gas karbon dioksida (CO2) cair yang disimpan di bawah tekanan tinggi.
- Cara Kerja: Memadamkan api dengan cara menghilangkan oksigen di sekitar api (smothering) dan memberikan efek pendinginan yang moderat.
- Kelas Api yang Cocok: Kelas B dan Kelas C.
- Ideal untuk: Ruangan dengan peralatan elektronik sensitif (ruang server, laboratorium, kantor), area penyimpanan cairan mudah terbakar. Tidak meninggalkan residu.
- Catatan Penting: Tidak efektif untuk kebakaran Kelas A karena tidak ada efek pendinginan yang signifikan dan api bisa menyala kembali. Bahaya sesak napas jika digunakan di ruangan tertutup tanpa ventilasi. Tabungnya sangat dingin saat digunakan.
5. APAR Wet Chemical (Wet Chemical Extinguisher)
- Media Pemadam: Larutan kimia basah (kalium asetat, kalium sitrat, atau kalium karbonat).
- Cara Kerja: Dirancang khusus untuk kebakaran minyak dan lemak masak. Larutan ini bereaksi dengan minyak panas (saponifikasi) untuk membentuk lapisan seperti sabun yang menekan api dan mencegah re-ignition, sekaligus mendinginkan bahan bakar.
- Kelas Api yang Cocok: Kelas K (atau Kelas F) dan juga efektif untuk Kelas A.
- Ideal untuk: Dapur komersial, restoran, food truck, fasilitas pengolahan makanan.
- Catatan Penting: Meskipun berbahan dasar air, semprotan halusnya aman untuk digunakan pada peralatan listrik dapur yang menyala (Kelas C) selama jarak aman terjaga. Untuk detail lebih lanjut, Anda bisa membaca artikel kami tentang APAR Ringan Wet Chemical.

Memilih APAR yang Tepat untuk Lokasi Anda
Memilih APAR portable yang tepat sangat bergantung pada potensi jenis kebakaran yang paling mungkin terjadi di lokasi Anda.
- Untuk Rumah/Kantor Umum: APAR Serbuk Kimia Kering (ABC) adalah pilihan serbaguna. Namun, pertimbangkan juga APAR CO2 untuk area elektronik dan APAR Wet Chemical jika Anda memiliki dapur dengan banyak aktivitas memasak minyak/lemak.
- Untuk Dapur Komersial: APAR Wet Chemical adalah wajib untuk area memasak. Tambahkan APAR CO2 atau Serbuk BC untuk proteksi listrik.
- Untuk Bengkel/Gudang: APAR Foam atau Serbuk ABC adalah pilihan baik.
- Untuk Ruang Server/Data Center: APAR CO2 adalah pilihan terbaik karena tidak meninggalkan residu.

Selalu pastikan APAR Anda memiliki label yang jelas, dalam kondisi baik (periksa manometer jika ada), dan Anda serta orang lain tahu cara menggunakannya dengan benar. Penempatan yang strategis dan mudah diakses juga sangat penting.
Memastikan properti Anda dilengkapi dengan 5 jenis alat pemadam api portable yang sesuai adalah langkah fundamental dalam strategi keselamatan kebakaran. Jangan biarkan insiden kecil berubah menjadi bencana besar.
PT. Karina Fire adalah mitra terpercaya Anda dalam menyediakan berbagai jenis APAR berkualitas tinggi, layanan inspeksi, pengisian ulang, dan konsultasi profesional. Hubungi Kami untuk mendapatkan solusi proteksi kebakaran yang tepat dan memastikan keamanan optimal bagi Anda dan aset berharga Anda.